Rabu, 06 Juni 2012 09:46:46

716 Hakim Peradilan Agama Masuk Gerbong Mutasi dan Promosi Tahap I


Sumber : Badilag.net









Para hakim di lingkungan peradilan agama sekarang bisa bernafas lega, penantian mengenai nasib mereka selama ini telah terjawab sudah. Sejumlah 716 hakim di lingkungan peradilan agama masuk dalam daftar mutasi dan promosi tahap pertama.

Pada selasa siang, Ditjen Badan Peradilan Agama melalui situs web www.badilag.net, mengumumkan hasil rapat Tim Promosi dan Mutasi (TPM) Mahkamah Agung.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Wahyu Widiana Nomor : 0831/DjA/Kp.04.5/VI/2012, tanggal 4 Juni 2012. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa mutasi dan promosi ini adalah dalam rangka mengisi kekosongan jabatan dan untuk meningkatkan kelancaran tugas.

Mutasi dan atau promosi ini ditujukan untuk hakim dan pimpinan pengadilan tingkat pertama dan hakim tinggi pengadilan tingkat banding di lingkungan peradilan agama yang merupakan hasil rapat TPM Mahkamah Agung yang dilaksanakan tanggal 29 Mei 2012.

Berkas Kelengkapan Segera Dikirimkan

Melalui surat tersebut, Dirjen Badilag meminta kepada hakim yang masuk dalam daftar promosi dan mutasi segera mengirimkan berkas kelengkapan untuk mempercepat proses perhitungan dan pengurusan biaya pindah.

Berkas kelengkapan tersebut meliputi Surat Keterangan untuk mendapatkan tunjangan keluarga (KP4), Fotokopi buku tabungan, dan surat pernyataan kepemilikan nomor rekening.

Untuk itu,  Dirjen Badilag memberikan dua alternatif pengiriman berkas kelengkapan yaitu melalui alamat Email subdit.hakim@yahoo.com atau dikirimkan langsung ke kantor Ditjen Badilag melalui jasa titipan kilat.

Selain itu, ditentukan pula batas waktu pengiriman berkas kelengkapan, maksimal sepuluh hari kerja terhitung sejak tanggal surat Dirjen ditulis. "Selambat-lambatnya hari Jumat, tanggal  15 Juni 2012 harus sudah kami terima," tulis surat tersebut.

Segera Koreksi Data Kepegawaian di Simpeg Online

Seperti halnya yang diminta dalam surat Dirjen Badilag, Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Purwosusilo meminta agar mereka yang namanya tercantum dalam daftar promosi dan mutasi segera mengoreksi data kepegawaian masing-masing.

Data yang dimaksud meliputi nama, NIP, jabatan, pangkat dan golongan/ruang terakhir. Data tersebut dapat diperbaiki melalui aplikasi Simpeg Online di alamat : http://simpeg.badilag.net/simkep.

"Kami minta kepada teman-teman di daerah segera mengoreksi data masing masing di Simpeg Online," ujarnya. Semua data yang kita proses sumbernya dari aplikasi tersebut," lanjutnya.

Ketika berbincang dengan redaktur badilag.net di kantornya, Senin sore (4/6/2012), Purwosusilo mengatakan bahwa pengumuman mutasi dan promosi ini merupakan tahap I, nantinya akan ada tahap berikutnya.

"Bagi teman-teman hakim yang memenuhi kriteria namun belum terdaftar dalam tahap pertama ini, nanti akan diikutkan pada tahap berikutnya. Insya Allah sebelum lebaran Idul Fitri besok sudah ada pengumuman TPM lagi," jelasnya.

"Daftarnya sedang kita olah, nanti masih ada sekitar 1100 orang hakim yang akan mendapatkan promosi dan mutasi tahap berikutnya," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Purwosusilo menyatakan untuk promosi dan mutasi tahun ini tidak sesuai dengan rencana. Pada awalnya akan ada sekitar 2200 tenaga teknis di lingkungan peradilan agama baik hakim maupun kepaniteran yang akan mendapatkan mutasi dan promosi.

Namun karena ada penghematan lembaga, anggaran Ditjen Badilag dipotong sebesar Rp. 800 juta yang diambil dari anggaran kegiatan pengembangan tenaga teknis peradilan agama, termasuk di antaranya untuk pembayaran biaya mutasi sebesar Rp. 15,9 Miliar.

Hal tersebut berdampak terhadap hakim yang akan mendapatkan promosi dan mutasi tahun ini yang direncanakan sekitar 2000 orang lebih, berkurang menjadi sekitar 1800 orang.

Segera Laksanakan Tugas Setelah Terima SK

Selain meminta mengoreksi data kepegawaian dan mengirimkan berkas kelengkapan pengurusan biaya pindah, ada satu permintaan lain yang sangat penting yang harus segera dilaksanakan.

Dalam surat tersebut, Dirjen Badilag meminta agar mereka yang mutasi dan atau promosi, segera melaksanakan tugas di tempat atau jabatan yang baru setelah menerima SK. Ketentuan tersebut telah diatur dalam Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 13 Tahun 2009 tanggal 28 September 2009 tentang Promosi dan Mutasi Pegawai.

Mengenai hal itu, Purwosusilo meminta kepada para hakim agar taat terhadap hasil keputusan tersebut dan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Dia mempersilahkan apabila ada diantara mereka yang merasa keberatan untuk melayangkan surat ke Ditjen Badilag.

"Kalau ada yang merasa keberatan dipindah, silahkan ajukan surat ke Badilag untuk kita tinjau ulang SK tersebut,"jelasnya. Setelah promosi dan mutasi tahap pertama ini selesai, akan kita evaluasi perkembangannya," lanjutnya.

Sampai berita ini diturunkan, Selasa malam (5/6/2012), jumlah pengunjung www.badilag.net yang mengakses pengumuman hasil TPM MA tercatat sebanyak 3.816 pengunjung.

Selengkapnya...


Dilihat sebanyak 426 kali melalui perkara.NET, terakhir Selasa, 21 Oktober 2014 14:00:49